PENGARUH KONDISI TOP COMB PADA MESIN COMBING TERHADAP KETIDAKRATAAN DAN KEKUATAN TARIK BENANG KAPAS

Siti Rohmah, - Pudjiati, Arifwan Hangudyo Utomo

Sari


Salah satu mesin yang berpengaruh dalam menentukan mutu benang combed adalah mesin combing. Kondisi sisir dalam mesin combing merupakan hal yang sangat penting dalam menentukan mutu benang yang dihasilkan, khususnya kekuatan dan ketidakrataan benang. Untuk menghasilkan benang dengan kekuatan dan ketidakrataan yang baik maka perlu diperhatikan kondisi sisir combing yang digunakan, apakah kondisi sisir baik (kondisi normal) atau tidak (kondisi cacat). Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan kekuatan dan ketidakrataan benang combed Ne 1 40 yang dihasilkan oleh top comb dengan kondisi normal dan top comb dengan kondisi cacat dengan standar perusahaan. Untuk tujuan tersebut maka dilakukan pengamatan langsung dilapangan dengan menggunakan dua macam kondisi sisir untuk memproses benang Ne1 40, kemudian dilakukan pengujian kekuatan tarik dan ketidakrataan terhadap masing masing benang yang dihasilkan. Dari penelitian ini diketahui bahwa kekuatan tarik benang yang dihasilkan oleh top comb dengan kondisi cacat adalah 14,625 cN/Tex nilai ini berada dibawah standar perusahaan yaitu 15 cN/Tex. Sedangkan Ketidakrataannya 11,53% nilai ini lebih tinggi dari standar perusahaan yaitu 11,5%

Kata Kunci


top comb, mesin combing, ketidakrataan, kekuatan tarik

Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.53298/texere.v15i1.47

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


e-ISSN2774-1893
p‐ISSN1411-3090
PenerbitPoliteknik STTT Bandung


TEXERE telah terindeks pada:
Google Scholar