Phase Change Material dari Campuran Parafin untuk Tekstil Swa-Termoregulasi

Tisna Kusumah, Tatang Wahyudi, Mohamad Widodo

Sari


Phase change material (PCM) organik seperti lilin parafin memiliki kemampuan untuk menyerap sejumlah energi panas atau entalpi (kJ/kg) pada saat lilin parafin mengalami perubahan fasa dari padat ke cair, dan sebaliknya, melepaskan energi panas saat berubah fasa dari cair ke padat. Kemampuan unik lilin parafin ini telah diteliti oleh banyak peneliti seperti mengenai sifat-sifat termal dan pemanfaatannya sebagai thermal energy storage. Penelitian-penelitian tentang PCM organik yang telah banyak dikerjakan, umumnya menggunakan bahan kelas sintesa yang memiliki keunggulan dalam hal kemurnian tetapi memiliki kesulitan untuk diaplikasikan dalam skala industri karena faktor keekonomisan dan ketersediaan bahan yang sulit didapat dalam skala besar. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan untuk mengetahui perubahan sifat termal dari campuran lilin parafin padat dan cair kelas mutu industri sebagai bahan utama PCM yang dapat dimanfaatkan dalam industri tekstil untuk membuat material tekstil yang responsif dan adaptif terhadap perubahan suhu lingkungan. Hasil analisa DSC (differential scanning calorimetry) menunjukkan bahwa pencampuran lilin parafin padat:cair dengan komposisi 9:1, 8:2, 7:3, dan 6:4 memperlihatkan adanya pembentukan entitas senyawa baru dengan sifat termal yang berbeda. Masing-masing kombinasi campuran yang berbeda memiliki titik leleh dan kandungan entalpi yang semakin menurun dari 60,4 ºC (9:1) ke 51,4 (6:4) seiring dengan menurunnya komposisi lilin parafin padat dan bertambahnya komposisi lilin parafin cair.

Kata Kunci


Phase change material, PCM, lilin parafin, sifat termal

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Alkan, C., Sari, A., & Karaipekli, A. (2011). Preparation, thermal properties and thermal reliability of microencapsulated n-eicosane as novel phase change material for thermal energy storage. Energy Conversion and Management, 52(1), 687–692. https://doi.org/10.1016/j.enconman.2010.07.047

Chang, R. (2010). CHEMISTRY (10th ed.). Mc Graw Hill Higher Education.

Chen, F., & Wolcott, M. P. (2014). Miscibility studies of paraffin / polyethylene blends as form -stable phase change materials. EUROPEAN POLYMER JOURNAL, 52, 44–52. https://doi.org/10.1016/j.eurpolymj.2013.09.027

Hale, B. D. V, Hoover, M. M. J., Lockheed, N., Huntsville, B. D., September, E., Cha, P., … Space, N. M. (1971). Nasa Contractor Report Nasa Cr-51363.

Hopp, B., Smausz, T., Tombácz, E., Wittmann, T., & Ignácz, F. (2000). Solid state and liquid ablation of polyethylene-glycol 1000: Temperature dependence. Optics Communications, 181(4), 337–343. https://doi.org/10.1016/S0030-4018(00)00777-X

Krupa, I., & Mikova, G. (2007). POLYMER Phase change materials based on low-density polyethylene / paraffin wax blends. 43, 4695–4705. https://doi.org/10.1016/j.eurpolymj.2007.08.022

Luyt, A. S., & Krupa, I. (2008). Thermal behaviour of low and high molecular weight paraffin waxes used for designing phase change materials. 467, 117–120. https://doi.org/10.1016/j.tca.2007.11.001

Mondal, S. (2008a). Phase change materials for smart textiles - An overview. Applied Thermal Engineering, 28(11–12), 1536–1550. https://doi.org/10.1016/j.applthermaleng.2007.08.009

S. Himran, A. S. (1994). Characterization of Alkanes and Paraffin Waxes for Application as Phase Change. Energy Sources Journal Volume, 16(1), 117–128.

Sarier, N., & Onder, E. (2012). Organic phase change materials and their textile applications: An overview. Thermochimica Acta, 540, 7–60. https://doi.org/10.1016/J.TCA.2012.04.013

Sharma, S. D. (2005). LATENT HEAT STORAGE MATERIALS AND SYSTEMS : A REVIEW. 1–56. https://doi.org/10.1081/GE-200051299




DOI: https://doi.org/10.53298/texere.v18i2.61

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


e-ISSN2774-1893
p‐ISSN1411-3090
PenerbitPoliteknik STTT Bandung


TEXERE telah terindeks pada: