KARAKTERSITIK ZAT WARNA TERMOKROMIK TOUCH ACTIVATED DAN HASIL PENCAPANNYA PADA KAIN KAPAS

Ida Nuramdhani, Nurfadilah Ikhsani

Sari


Zat warna termokromik, yang dikategorikan sebagai salah satu jenis smart dyes, dikembangkan terutama untuk memperoleh aspek-aspek fungsional pada bahan tekstil melalui kemampuannya untuk merespon rangsangan tertentu. Zat warna termokromik jenis touch activated dapat memudar warnanya ketika disentuh (pada suhu < 29 o C / 84 o F). Kebutuhan untuk melengkapi informasi mengenai aspek-aspek teknis aplikasi dan karakteristik zat warna termokromik komersial jenis touch activated mendorong dilakukannya penelitian ini. Penelitian dilakukan dengan mengaplikasikan zat warna tersebut pada kain kapas dengan metode pencapan. Perbandingan zat warna:binder sebesar 1:1 dan diikuti dengan fiksasi pada temperatur ruang selama 30 menit. Hasil analisa FTIR menunjukkan bahwa zat warna tersusun atas senyawa organik aromatik dengan beberapa puncak serapan yang dominan seperti C=O, C=C, dll. Kain hasil pencapan memudar setelah menerima rangsangan sentuhan dan bersifat reversibel. Perbedaan usia dan jenis kelamin responden yang melakukan stimulus sentuhan tidak berpengaruh secara signifikan pada waktu retensi respon perubahan warna kembali. Ketahanan luntur warna kain hasil pencapan terhadap pencucian cukup rendah (nilai staining scale mencapai 2-3). Zat warna termokromik jenis touch activated lebih tepat digunakan untuk kepentingan teknis dan estetis pada aplikasi di bidang garmen atau untuk aplikasi sensor dan sejenisnya.

Kata Kunci


zat warna termokromik, touch activated, leuco type, pencapan

Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.53298/texere.v17i2.87

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


e-ISSN2774-1893
p‐ISSN1411-3090
PenerbitPoliteknik STTT Bandung


TEXERE telah terindeks pada:
Google Scholar  Portal Garuda