IMPLEMENTASI WASTE ASSESMENT MODEL UNTUK MENINGKATKAN OUTPUT PRODUKSI (STUDI KASUS SEWING LINE PT X)

Susanti Windari, Achmad Ibrahim Makki

Sari


Rendahnya tingkat pencapaian output produksi dapat terjadi karena adanya pemborosan atau waste. Waste ditandai dengan tingginya rework dan reject, serta rendahnya kualitas dan produktivitas kerja. Waste dapat direduksi dengan mengetahui tingkat prosentase waste tertinggi dan terendah, sehingga dapat diketahui jenis waste yang paling mempengaruhi timbulnya jenis waste yang lain. Dengan mengidentifikasi jenis waste yang terjadi diharapkan dapat dicari akar penyebab waste dan solusinya sehingga berdampak pada peningkatan output produksi. Waste Assessment Model (WAM) merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui jenis waste yang terjadi pada industri manufaktur. Berdasarkan pendekatan metode WAM pada studi kasus proses penjahitan artikel “01” ditemukan bahwa waste yang paling kritis yaitu waste inappropriate processing. Waste ini diakibatkan oleh tingginya tingkat rework pada bagian kerah dari output yang dihasilkan. Akar penyebab rework pada bagian kerah yaitu tidak adanya alat bantu yang dapat meminimalisir dan memudahkan proses penjahitan kerah. Setelah dilakukan perbaikan tingkat rework menurun yang diikuti dengan meningkatnya output produksi.


Kata Kunci


Pemborosan, Penjahitan, Waste Assesment Model

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abdullah, Fawaz. (2003) Lean Manufacturing Tools And Techniques In The Process Industry With A Focus On Steel. School Of Engineering. university of pittsburgh.

Ambar, dkk. (2010) Usulan Perbaikan Untuk Pengurangan Waste Pada Proses Produksi Dengan Metoda Lean Manufacturing. Malang: Itenas

Barsalou, Matthew. (2015) Root Cause Analysis. CRC Press. Taylor and Francis Group, US.

Daonil. (2012) Implementasi Lean Manufacturing Untuk Eliminasi Waste Pada Lini Produksi Maching Cast Wheel Dengan Menggunakan Metode Wam Dan Valsat. Thesis Teknik Industri. Depok: Universitas Indonesia

Dana , dkk. (2016) Identifikasi Waste Pada Proses Produksi Key Set Clarinet Dengan Pendekatan Lean Manufacturing. Jurnal Ilmiah Teknik Industri p-ISSN 1412-6869 e-ISSN 2460-4038, 36-48.

Epiphani, dkk (2014) Penerapan Lean Manufacturing Untuk Mereduksi Waste Pada Produsi Fiter Rokok Dengan WAM Dan Metode Taguchi. Malang: Universitas Brawijaya

Hines, P and Taylor. (2000) Going Lean, Lean Enterprise Research Center. Cardiff Business School. UK.

Hines, et al. (2008) Staying Lean : Thriving, not just Surviving. Cardiff University.

Intan, dkk. (2019) Identifikasi Waste Dengan Metode Waste Assessment Model (WAM) Di Unit Fisioterapi RSUD Kabupaten Karanganyar. CHIEHIS ISSN 2715-5382 Teknik Industri : UIN Sunan Kalijaga

Madaniyah, Riza Nur (2017) Minimasi Waste Dan Lead Time Pada Proses Produksi Leaf Spring Dengan Pendekatan Lean Manufacturing. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh November

Neha, et al. (2013). Lean Manufacturing Tool and Techniques in Process Industry. International Journal of Scientific Research and Reviews 2013, 2(1), 54-63.

Rawabdeh, I. (2005) ‘A Model For The Assessment Of Waste In Job Shop Environments’. International Journal of Operations & Production Management. Vol. 25, pp 800-822.

Rooney, James & Heuvel Lee. (2004) Root Causes Analysis. A Research paper.

Ruffa, Stephen. (2008) Going Lean : How The Best Companies Apply Lean Manufacturing Principles toshatter uncertainty, drive innovation, and maximize profits. Graphic Composition. Amerika.

Suranto. (2016) Implementasi Lean Manufacturing Meminimasi waste Produksi Sweater Dengan Pendekatan Waste Relationship Matrix. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta

Wilson, Lonnie (2010) How to implement lean manufacturing. Mc Graw hill. New York.

Womack, J., & Jones, D (2002) Seeing the Whole: Mapping the Extended Value Stream. The Lean Enterprise Institute. USA.

Womack, J., & Jones, D. (2003) Lean Thinking, Free Press. Simon & Schuster. USA.

https://kemenperin.go.id/. Menperin Agus: Industri TPT Jadi Sektor Strategis dan Prioritas. Diunduh 15 Januari 2020

https://kemenperin.go.id/. Hasilkan device cukup besar Industri TPT jadi Sektor Strategis dan Prioritas. Diunduh 16 Januari 2020




DOI: https://doi.org/10.53298/texere.v19i2.05

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


e-ISSN2774-1893
p‐ISSN1411-3090
PenerbitPoliteknik STTT Bandung


TEXERE telah terindeks pada:
Google Scholar  Portal Garuda